APMI dan BUMD Riau Bentuk Lembaga Sertifikasi Pekerja Migas


Pekanbaru, OG Indonesia — Asosiasi Perusahaan Pemboran Minyak, Gas dan Panas Bumi Indonesia (APMI) menggandeng BUMD Riau (PT SPR dan PT SPR Langgak) untuk bersama-sama membentuk Pusat Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Riau (P3SDM Provinsi Riau).

Dikutip dari keterangan tertulis APMI, nantinya lembaga tersebut akan menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK) untuk kegiatan sertifikasi pekerja Migas di Provinsi Riau. P3SDM juga dapat menjadi lembaga pelatihan dan pengembangan SDM Migas yang akan didukung sepenuhnya oleh LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) APMI.

Dalam pertemuan bersama antara pihak Pemprov Riau dan APMI di Pekanbaru beberapa hari lalu, kedua belah pihak secara bersama sama bertekad untuk melakukan akselerasi guna mendorong terbentuknya lembaga tersebut paling lambat di akhir tahun 2016. Sehingga di awal tahun 2017 sudah siap untuk menjalankan program-programnya.

Hadir dalam pertemua bersama tersebut Gubernur Provinsi Riau Arsjad Juliandi Rahman, Asisten 2 Provinsi Riau Masperi, Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau Syahrial Abdi, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Riau Rasidin Siregar, Direktur PT SPR Nasir Day, Sekjen APMI Dharmizon Piliang, Kabis SDM APMI Rizal Ichwansyah, Hubungan Antar Lembaga APMI Suprijonggo Santoso dan Wakabid Sistem dan Informasi Pemboran APMI Giovandi Suhendi.

P3SDM Provinsi Riau ke depannya bukan hanya akan menjadi pionir dalam pengembangan SDM Riau di bidang migas saja namun akan bersifat lintas sektoral. Artinya P3SDM Riau juga akan menjadi lembaga pengembangan SDM Provinsi Riau baik di bidang perkebunan, pertanian, manufaktur maupun pariwisata dan perhotelan. Dengan demikian dapat dikatakan lembaga ini akan menjadi poros terdepan dalam mempersiapkan Provinsi Riau menjadi siap dalam menghadapi MEA.

Gubernur Riau berharap agar lembaga ini dapat efektif dalam meningkatkan kualitas SDM Riau melalui peningkatan kompetensi dan kualifikasi putra putri daerah Riau. “Sehingga mampu bersaing di tingkat lokal, regional bahkan internasional,” kata Gubernur Arsjad.

Senada dengan harapan Gubernur, Dharmizon Piliang selaku Sekjen APMI juga menyampaikan bahwa tujuan utama pembentukan lembaga ini adalah mempersiapkan SDM Riau menjadi SDM yang tangguh dan handal. “Juga memiliki kompetensi yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja, terutama di bidang industri migas Riau,” ucap Dharmizon. RH.

sumber:  OG Indonesia